Beranda > php > Deklarasi Variabel dan Variabel Dinamis

Deklarasi Variabel dan Variabel Dinamis

Tidak seperti bahasa pemrograman lainnya (C, C++), variabel di PHP bisa digunakan meskipun belum dideklarasikan. Anda bisa menciptakan variabel kapan saja ketika memerlukan, kemudian menggunakannya. Variabel ini akan tetap eksis selama program dieksekusi. Penamaan variabel ini harus diawali dengan tanda dollar ($) dan diikuti oleh nama ringkas. Nama variabel ini tidak boleh diawali dengan angka, tetapi bisa berisi angka dan karakter underscore (_). Untuk menghindari kesalahan dalam menggunakan variabel, perlu diketahui, nama variabel bersifat case sensitive.

// deklarasi dan inisialisasi variabel

$result     =  1 + 5;         //valid

$RESULT   = 1 + 5;       //beda dengan $result

$_result     = 3 + 5;     //valid

$1 = 1+ 5;                       //tidak valid

$#res = 3 + 5;              //tidak valid

$my-res = 1 + 5;                        //tidak valid

Didalam php anda juga bisa menciptakan nama variabel secara dinamis, yakni menggunakan sintaks variabel variabel (double variabel). contoh :

$a = “Hello”;

$$a = “World”;

Tanda double variabel ($$) adalah sintaks yang digunakan untuk menuliskan suatu variabel. variabel yang juga disebut variabel dinamis ini bisa dipanggil melalui dua cara.

//memanggil variabel dinamis

echo “${a}”;   ekuivalen dengan   echo “$Hello”;

//memanggil semua (kedua) variabel

echo “$a $Hello”;

Sumber : 101 Tips and Trik php (Didik Dwi Prasetyo).

Kategori:php
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: